Rabu, 16 Maret 2011 09:35 WIB Internasional Share :

SMS Membunuh 6.000 orang tiap tahun

Detroit (Solopos.com) — Mengirim pesan pendek atau SMS ketika mengemudi sangat berbahaya. Bahkan menurut penelitian, setiap tahun ada 6.000 orang pengemudi meninggal karena kecelakaan akibat ber-SMS.

Survei yang dilakukan North American Precise Syndicate (NAPSI) seperti dikutip dari autoevolution, Rabu (16/3/2011), mengungkapkan jika setiap tahun lebih dari 6.000 orang meninggal dalam kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang berkirim email, SMS, atau berbicara di telepon.

Sementara untuk korban luka karena kecelakaan akibat menggunakan ponsel, di Amerika tercatat lebih dari 500.000 orang terluka setiap tahun akibat menggunakan alat komunikasi ini.

Sebagian besar dari angka itu adalah remaja. Tragisnya, survei lain yang dilakukan LG Mobile menunjukkan bahwa hanya 4% dari orang tua para korban itu yang mengetahui kebiasaan buruk anaknya.

Pengendara berusia muda memang paling rentan atas bahaya penggunaan ponsel sebab jam terbang mereka yang masih sedikit ditambah fokus yang hilang akibat ponsel banyak membuat kecelakaan meski bukan berarti pengendara dewasa tidak bisa mendapat kejadian yang sama.

Sebab studi menunjukkan bahwa anak-anak itu cenderung mewarisi kebiasaan mengemudi dari orang tua mereka yang mereka lihat ketika berkendara bersama. Jadi orangtua-lah yang harus lebih dahulu mengubah kebiasaan buruk mengemudi agar suatu saat sang anak tidak mengikutinya.

Penelitian juga menunjukkan ketika berbicara di telepon atau membaca dan mengirim SMS, otak langsung beraktivitas dan hal ini menyebabkan penurunan konsentrasi dan kemampuan mengemudi hingga 37%.

Sementara haedset justru membantu pengemudi lebih berkonsentrasi. Penggunaan headset bahkan mampu menurunkan kemungkinan kecelakaan sampai 85%.

(dtc/try)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…