Rabu, 16 Maret 2011 23:48 WIB Sukoharjo Share :

Pelaku adegan video mesum di Bulu mundur dari bangku sekolah

Sukoharjo (Solopos.com)–Dua pelajar yang melakukan adegan video mesum di Desa Ngasinan, Kecamatan, Bulu, Sukoharjo mengundurkan diri dari sekolah asalnya di SMAN 1 Bulu.

Hal itu diungkap Kepala Bidang SMP, SMA, dan SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Sukoharjo, Dwi Atmojo Heri setelah melakukan pembinaan ke SMAN 1 Bulu, Rabu (16/2/2011). Berdasarkan klarifikasi yang dilakukan Disdik ke sekolah tersebut, Heri mengatakan, dua pelajar dari SMAN 1 Bulu, yakni DR, 16,  asal Tawangsari dengan ID, 16, asal Bulu telah mengundurkan diri sejak beberapa waktu lalu.

“Jadi saat ini, keduanya sudah bukan pelajar SMAN 1 Bulu lagi. Menurut guru setempat, pelajar perempuan (ID) mengundurkan diri sejak 8 Maret. Dua hari berikutnya, yaitu pada 10 Maret kemarin, pelajar laki-laki (DR) juga mengundurkan diri,” tukas Heri saat dijumpai wartawan di Kantor Disdik Sukoharjo, Rabu.

Heri menambahkan, pengunduran diri ID dan DR disampaikan oleh orang tua siswa bersangkutan. Alasan dari masing-masing orang tua ID dan DR, lanjut Heri, dikarenakan siswa dan siswi tersebut memiliki permasalahan dengan temannya. Kedua pelajar itu pun ingin pindah sekolah.

Pihak sekolah sendiri, lanjut Heri, baru mengetahui munculnya kasus penyebaran video mesum tersebut sejak kasus itu menjadi pemberitaan di media massa.  Disisi lain, Heri belum bisa memastikan di mana sekolah, pembuat dan pengedar video mesum, DA, 17, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sukoharjo itu berasal. Berdasarkan informasi, DA merupakan pelajar sebuah SMK swasta di Kecamatan Sukoharjo.

Terpisah, saat dimintai konfirmasi Espos melalui telepon, Kepala SMAN 1 Bulu, Dwi Ari Listiani membenarkan ID dan DR pernah bersekolah di SMAN 1 Bulu. Akan tetapi, pihaknya meminta, agar kejadian penyebaran video mesum tersebut tidak dikait-kaitkan dengan SMAN 1 Bulu. “Kondisi belajar mengajar di sekolah kami tetap kondusif, tidak terpengaruh apapun,” tukas Ari yang enggan menjelaskan lebih lanjut tentang persoalan itu.

(hkt)

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…