Rabu, 16 Maret 2011 14:50 WIB Issue Share :

Dewan Pers anggap kasus Dhani dan Global TV selesai

Jakarta (Solopos.com)–Ahmad Dhani hari ini, Rabu (16/3/2011) melanjutkan proses mediasi di Dewan Pers terkait dugaan tindak kekerasan terhadap wartawan Global TV. Hasilnya, Dewan Pers menganggap kasus tersebut sudah selesai.

Dewan Pers sudah menyelesaikan tugasnya sebagai penengah masalah antara Dhani dan Global TV. Setelah melakukan beberapa kali mediasi, kedua belah pihak sepakat mengakhiri perseteruan mereka untuk urusan kode etik.

“Intinya hari ini, Dewan Pers menganggap selesai masalah ini terkait kode etik. Kedua pihak menganggap masalah ini selesai,” ujar Ketua Bidang Pengaduan Masyarakat dan Kode Etik, Agus sudibyo ketika ditemui di kantornya, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih 34, Jakarta Pusat, Rabu.

Namun untuk urusan hukum, Dewan Pers mengaku tidak mau mengintervensi. Pihaknya menegaskan hanya berkewenangan dalam masalah mediasi antara awak media dan narasumber. “Proses hukum tidak bisa intervensi, itu tergantung pihak polisi. Kita pisahkan saja dua hal ini,” ungkap Agus.

Sebelumnya, Dhani diduga melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan Global TV saat ingin melakukan peliputan tentang kabar kehamilan Mulan Jameela di rumahnya, Jalan Pinang Mas, Jakarta Selatan. Dhani pun dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Senin (28/2/2011) lalu.

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…