Rabu, 16 Maret 2011 11:45 WIB News Share :

Kapolda Metro tak salahkan Kompol Dodi, tapi caranya keliru

Jakarta (Solopos.com)–Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Sutarman mengatakan jika dirinya tidak menyalahkan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan yang membuka paket bom sehingga melukai dirinya. Kapolda hanya menyayangkan tindakan Dodi yang keliru.

“Kita tidak menyalahkan, tindakan mereka mulia. Tujuan bagus, cuma yang digunakan adalah cara keliru. Memang salah dia, caranya,” kata Sutarman kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/3/2011).

Kapolda sendiri mengapresiasi tindakan Dodi saat mencoba menjinakkan bom itu. Ia menilai, langkah Dodi penuh keberanian. “Saya kira itu tujuannya baik karena akan disposal (dijinakkan), tapi dilakukan dengan cara tidak benar,” terangnya.

Sementara itu, Kapolda juga mengungkapkan keprihatinannya atas celakanya Dodi dalam peristiwa tersebut. Sebagai bentuk keprihatinannya, Sutarman pada Selasa (15/3/2011) malam langsung menjenguk Dodi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. “Mudah-mudahan kondisinya cepat pulih dan bisa bekerja lagi,” harapnya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan pada Selasa lalu mencoba mengotak-atik paketan bom berupa buku yang dikirimkan ke Ulil Abshar Abdalla di kantor JIL, Kompleks Komunitas Utan Kayu.

Dengan menggunakan pisau cutter, Dodi membuka paket itu. Setelah buku terangkat, Dodi menyiram paket bom dengan air karena mengiranya hanya petasan.

Namun, ketika Dodi mencoba menarik pemicu bom, tiba-tiba saja ledakan terjadi. Duar!! Bom meledak seketika dan tangan Dodi luka parah akibat ledakan itu.

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…