Rabu, 16 Maret 2011 08:01 WIB News Share :

ICW tagih janji SBY soal rekening gendut

Jakarta (Solopos.com) — Aktivis dari Indonesia Corruption Watch (ICW) hari ini akan mendatangi Satgas Pemberantasan Mafia Hukum untuk menagih janji Presiden. Presiden SBY sebelumnya berjanji menyelesaikan kasus rekening gendut perwira kepolisian.

“Konteksnya kita menilai Satgas merepresentasikan Presiden dan kita ke sana untuk menagih janji Presiden yang berjanji akan menyelesaikan kasus rekening gendut,” ujar aktivis ICW, Tama S Langkun, Rabu (16/3/2011).

Tama menjelaskan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) telah memerintahkan Markas Besar Polri membuka 17 rekening gendut perwira polisi. Keputusan ini mestinya segera dilaksakan Mabes Polri.

“Komisi Informasi Pusat sudah memutuskan Mabes Polri untuk membuka hasil pemeriksaan 17 rekening, seharusnya kepolisian menjalankan itu, apalagi keputusan KIP mengikat dan sudah lewat 14 hari,” ujar aktivis yang pernah dibacok orang tak dikenal di kawasan Duren Tiga ini.

Mabes Polri dikabarkan tidak menerima putusan itu. Namun, menurut Tama, jika memang tidak menerima putusan tersebut mestinya Mabes Polri melayangkan gugatan kepada pemohon, dalam hal ini ICW. “Kalau tidak menerima, harusnya kita yang digugat sebagai pemohon,” kata Tama.

Presiden pada akhir Agustus 2010 telah meminta agar kasus rekening gendut diselesaikan. Namun hingga Maret 2011 ini belum ada tanda-tanda kasus ini akan selesai. Tama menilai, jika rekening gendut tak segera dibuka Mabes Polri ini sama saja mereka mengabaikan perintah Presiden.

“Mabes Polri tidak hanya menentang UU dengan tidak menjalankan putusan KIP, tapi juga abai terhadap perintah Presiden,” tuding penggemar sepakbola ini.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…