Selasa, 15 Maret 2011 17:53 WIB News Share :

Tim Gegana akhirnya tiba di lokasi bom untuk Ulil

Jakarta--Setelah beberapa jam dinanti, 5 orang personel tim Gegana Polda Metro Jaya akhirnya tiba di lokasi ledakan paket bom untuk Ulil Abshar Abdalla. Lokasi ledakan disisir dengan metal detector.

Tim Gegana tiba di lokasi ledakan, kantor Jaringan Islam Liberal (JIL), yang berada satu kompleks dengan Kantor Berita Radio (KBR) 68 H, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011) sekitar pukul 17.05 WIB.

Mereka datang setelah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman tiba di lokasi kejadian. Padahal, paket bom untuk Ulil diterima resepsionis pukul 10.00 WIB. Temuan paket itu sudah dilaporkan ke polisi pukul 10.30 WIB. Tapi Gegana tak juga muncul sehingga polisi setempat membuka paket bom tanpa pengaman. Bom akhirnya meledak pukul 16.05 WIB.

5 Orang yang mengenakan pakaian khusus antibom membawa alat metal detector. Tim Gegana langsung menuju lokasi ledakan.

Gegana masih fokus menyisir seputar halaman kantor JIL, lokasi bom meledak. Tanaman dalam pot, maupun tanaman di tanah dideteksi dengan metal detector.

Bekas ledakan bom masih berserakan, ceceran darah dan buku serta kertas menghiasi halaman. Ada juga selang dan karung goni yang semula digunakan untuk menjinakkan bom terletak di halaman.

Garis polisi kini diperluas yang semula berjarak 5 meter dari ledakan menjadi 10 meter dari jarak lokasi ledakan dengan dipasang pita warna merah bertuliskan “Danger”.

detik.com

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…