Selasa, 15 Maret 2011 21:19 WIB Solo Share :

Pemerintah tak cerdas menyikapi WikiLeaks

Solo (Solopos.com)--Kepemimpinan Spiritual Indonesia (KSI) Kota Solo menggelar aksi damai di Bunderan Gladak, Selasa (15/3/2011). Mereka menyerukan agar pemerintah lebih cerdas dalam menyikapi pemberitaan miring yang dikeluarkan WikiLeaks.

Dalam aksinya, sejumlah warga yang tergabung dalam KSI ini berorasi di depan para pengguna jalan yang melintasi kawasan Bunderan Gladak. “Selama ini, pemerintah justru menyikapi pemberitaan miring tentang kepemimpinan SBY di The Sidney Morning dan The Age dengan tidak cerdas. Mereka cenderung memperkeruh suasana politik yang sedang bergejolak lantaran digoyang isu reshuffle kabinet,” terang Koordinator KSI, Sri Eka Saptawijaya saat ditemui wartawan di sela-sela aksi.

Sri Eka mengaku heran dengan munculnya artikel berjudul Yudhoyono Abused Power dan Bambang Thank You Ma’am sebagaimana dilansir dari Wikileaks itu bertepatan dengan suasana politik yang sedang memanas. Dia menyinyalir, munculnya pemberitaan miring tersebut merupakan bagian dari politik berkepentingan dari negara lain.

“Bisa jadi, berita itu sengaja dibuat agar negara lain bisa mengambil keuntungan dari bangsa ini. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya lebih bijak dalam menyikapinya, bukan terkesan memperkeruh suasana,” tukas Sri Eka.

mkd

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…