Selasa, 15 Maret 2011 18:13 WIB News Share :

2 Polisi & 2 Satpam juga jadi korban ledakan paket bom untuk Ulil

Foto bersejarah, Sumber @KBR68H: Polisi berusaha menjinakkan bom sebelum meledak

Jakarta (Solopos.com) –Selain Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan, Bripda Bara dan AKP Karliman serta satpam Rahmanto dan Mulyana menjadi korban ledakan paket bom untuk Ulil Abshar Abdala. Mereka terpental dan mengalami luka-luka.

Pengamatan detikcom, Selasa (15/3/2011), Bripda Bara dan AKP Karliman berada tidak jauh sekitar 5 meter dari lokasi ledakan bom. Keduanya sedang berdiri menyaksikan bom yang sedang berusaha dijinakkan oleh Dodi. Keduanya terpental dan mengalami luka-luka.

Selain itu, satpam kantor KBR 68 H Rahmanto dan Mulyana tidak luput menjadi korban ledakan.

Mulyana membantu Dodi dengan menyiramkan air melalui selang ke paket bom. Mulyana mengalami luka-luka.

Sedangkan Rahmanto yang mengenakan baju safari warna hitam ini berdiri tidak jauh dari lokasi kejadian. Rahmanto luka-luka ringan di bagian pelipis dan dahinya.

Para korban dibopong dan dipapah oleh rekannya maupun warga yang menyaksikan ledakan paket bom untuk Ulil dan dibawa ke rumah sakit.

Hingga pukul 18.00 WIB, anggota tim gegana masih menyisir lokasi. Gegana menyisir ruangan di kantor JIL. Ulil merupakan tokoh JIL dan juga Ketua DPP Partai Demokrat.

detik.com

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…