Selasa, 1 Maret 2011 04:12 WIB Hukum Share :

Polisi hentikan aksi perampok beras

Solo (Solopos.com)–Jajaran Polsek Banjarsari membekuk kawanan perampok beras di kawasan Pasar Legi, Senin (28/2/2011). Mereka diringkus setelah beraksi merampok beras kurang lebih 8 ton di Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali, Rabu (23/2/2011).

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, kelima perampok yang tertangkap, yakni Suwardi alias Kecer, 53, warga Tegalgiri, Krajan, Weru, Sukoharjo berperan sebagai otak pelaku; Sumanto alias Mantu, 44, warga Sumber, Banjarsari, Solo sebagai eksekutor yang membuang sopir dan kernet; Dalijo alias Cuk, 44, warga Mojosongo, Solo berperan mengikat korban dengan tali dan lakban; Sutrisno, 49, warga Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar bertugas sebagai pengawas dan penjual beras; Sugiman alias Gareng, 47, warga Krajan, Weru, (sopir mobil Kijang).

Mereka nekat merampok truk pengangkut beras Nopol H 1488 PY yang hendak dikirim ke Pontianak melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Truk itu dikemudikan Suherman, 62, alias Panton bersama kernetnya, Dasi, 56.

Menurut Kapolsek Banjarsari, Kompol Erwin Hartadinata didampingi Kanitreskrim, AKP Edi Hartono mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana penangkapan kelima tersangka bermula saat polisi mengendus keberadaan salah satu perampok di Pasar Legi, yakni Dalijo. “Setelah dicek ternyata informasi itu benar adanya. Setelah Dalijo ditangkap, kami dengan mudah meringkus empat tersangka lainnya,” tegas dia saat ditemui wartawan di Mapolsek Banjarsari, Senin.

Di hadapan penyidik, lanjutnya, kelima tersangka sudah merencanakan perampokan satu pekan sebelum waktu kejadian. Kasus itu berawal dari perasaan sakit hati salah satu pelaku, Suwardi yang bekerja di ekspedisi angkutan di PT Sumber Asri Putra (SAP).

“TKP berada di Boyolali, korban dibuang di Wonogiri, barang bukti (BB) berupa beras 8 ton di Solo, dan truk pengangkut beras berada di Sragen. Karena TKP berada di Boyolali, kami kirim kelima tersangka ke sana hari ini (kemarin-red),” katanya.

 

pso

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…