Senin, 28 Februari 2011 14:29 WIB News Share :

Tifatul imbau Dipo dan Metro TV bertemu

Jakarta (Solopos.com) — Metro TV melaporkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam ke Mabes Polri karena pernyataannya. Metro TV dan Dipo Alam pun diimbau bertemu untuk mencari solusi.

“Kalau saya sih, permasalahan ini diselesaikan baik-baik, ini kan menguras energi. Substansinya juga nggak ada, penting apa sih, tersinggung atau bagaimana, saya juga heran,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring ditanya soal kasus Dipo dan Metro TV.

Hal itu disampaikan Tifatul usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di kantor Gedung Kemenkominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (28/2/2011).

“Soal tersinggung-tersinggung itu berkali-kali orang juga tersinggung. Jadi selesaikan dengan komunikasi yang baik, berangkulan,” imbau Tifatul.

Berarti kalau Pak Dipo Alam tidak memenuhi permintaan maaf 1×24 jam bukan penyelesaian yang tidak baik? “Ya selesaikan baik-baik, kan ini belum ketemu, antara penuntut dan dituntut belum ketemu. Ketemu saja, komunikasi. Banyak persoalan-persoalan substansial di negeri ini, mafia pajak besar dan itu substansi,” ucap politisi asal PKS itu.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…