Senin, 28 Februari 2011 17:40 WIB Ekonomi Share :

Suku bunga kredit bank stagnan di 11,91%

Jakarta (Solopos.com)–Bank Indonesia (BI) mengungkapkan suku bunga dasar kredit perbankan sampai pekan ketiga Februari 2011 berada di level 11,91%. Walaupun BI Rate mengalami kenaikan pada 4 Februrari 2011, bank sentral masih mencatat suku bunga dasar kredit perbankan tidak mengalami perubahan.

Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah ketika ditemui disela acara Sosialisasi Ketentuan ‘Transparansi Informasi Suku Bunga Dasar Kredit’ di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (28/2/2011)

“Sampai dengan minggu ke-3 Februari 2011, SBDK rupiah perbankan tetap di level 11,91%, tidak mengalami perubahan meskipun BI rate telah naik sejak 4 Februari 2011. Bahkan SBDK valas mengalami penurunan bila dibandingkan minggu sebelumnya yakni sebesar 2 bps menjadi 4,73%,” ujar Difi.

Ia menambahkan, dibandingkan pekan sebelumnya rata-rata khusus untuk suku bunga deposito rupiah 1 bulan turun 3 bps menjadi 6,43%, sementara rata-rata deposito valas 1 bulan turun 1 bps menjadi 1%.

Berdasarkan menurut jenis penggunaan, Difi menyampaikan rata-rata suku bunga kredit efektif rupiah perbankan tidak mengalami perubahan, bahkan kredit Konsumsi efektif rupiah turun 6 bps.

“Sementara itu, pada suku bunga kredit efektif valas, Kredit Modal Kerja dan Kredit Konsumsi meningkat sebesar 2 bps sedangkan Kredit Investasi efektif turun 3 bps,” tutur Difi.

(dtc/tiw)

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…