Senin, 28 Februari 2011 19:46 WIB Pendidikan Share :

SMKN 4 Solo bentuk kelas enterpreneurship

Solo (Solopos.com)–SMKN 4 Solo membentuk kelas enterpreneurship tata busana mulai Senin (28/2/2011).

Pelaksana Humas SMKN 4 Solo, Hendrina S, saat ditemui wartawan sebelum acara menjelaskan kelas enterpreneurship adalah kelas khusus bagi siswa yang memiliki minat dan kemampuan menjadi wirausaha. Sebelum menjadi siswa kelas tersebut, 103 siswa program tata busana akan mendapatkan teori selama lima pekan. Teori yang diberikan mencakup teori kewirausahaan dan teori produktif tata busana. Selanjutnya mereka diberi waktu untuk membuat business plan selama tujuh pekan.

“Kualitas business plan itu yang akan dipersaingkan. Mereka yang mampu membuat business plan terbaik akan menjadi siswa kelas enterpreneurship. Dari 103 siswa, akan disaring menjadi 36 siswa,” jelasnya.

36 Siswa itu, ungkapnya, akan dibagi menjadi enam kelompok. Masing-masing kelompok diberi modal Rp 500.000. Dana itulah yang akan digunakan siswa untuk memulai aktivitas bisnis selama 10 pekan. Siswa diberi waktu dua bulan untuk mengembalikan modal yang diberikan. Selama melakukan aktivitas bisnis, ada konsultan bisnis yang akan membimbing siswa.
Sehingga nantinya, kata Hendrina, siswa program tata busana terbagi menjadi tiga kelas reguler dan satu kelas enterpreneurship.

(ewt)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…