Senin, 28 Februari 2011 22:15 WIB Klaten Share :

Puluhan KTP Calhaj Klaten terindikasi bermasalah

Klaten (Solopos.com)--Sebanyak 94 kartu tanda penduduk (KTP) calon jemaah haji (Calhaj) asal Klaten kuota 2011 terindikasi bermasalah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat membentuk lima tim verifikasi untuk melakukan pengecekan ke lapangan dan memastikan keabsahan KTP Calhaj bersangkutan.

Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten, Wahyu Satyawati saat dijumpai wartawan di kantor Disdukcapil, Senin (28/2/2011), mengatakan indikasi ketidakberesan KTP yang digunakan Calhaj ditemukan saat pihaknya meneliti data Calhaj pemberangkatan 2011 sejumlah 1.053 orang berikut fotokopi KTPnya yang diterima dari Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

“Setelah dikroscek dengan database, ada KTP yang dinilai perlu diteliti ulang proses pindah datangnya,” jelasnya. Menurutnya, jika yang bersangkutan kelahiran luar daerah harus dipastikan apakah proses pindah datangnya sudah sesuai prosedur administrasi yang disyaratkan Undang-Undang (UU). Dia mengatakan, 94 KTP yang dicurigai tidak prosedural beralamat di 24 kecamatan dan terbanyak di Klaten Utara.

Pada bagian lain, Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, M Yusuf mengakui pihaknya telah menyerahkan data Calhaj ke Pemkab untuk proses validasi. “Untuk keabsahan KTP memang akan dicek tim gabungan Pemkab serta Kemenag,” jelasnya. Menurut dia, verifikasi internal terhadap data Calhaj telah dilakukan Kemenag namun sebatas pengelompokan sesuai porsi keberangkatan tahun ini.

rei

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…