Senin, 28 Februari 2011 09:10 WIB Hukum Share :

Polisi kantongi identitas pelaku teror ITB

Bandung (Solopos.com) — Kegusaran mengenai siapa pelaku aksi teror pembakaran di kampus ITB kini mulai menemukan titik terang. Polisi sudah mengantongi identitas orang yang diduga sebagai pelaku. Namun polisi masih memerlukan saksi yang menguatkan serta alat bukti. Sejauh ini, sedikitnya 29 orang saksi dari internal ITB sudah diperiksa.

Hal itu dikatakan Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami, Senin (28/2/2011). “Saat ini masih kita selidiki. Untuk yang menaruh kepala babi kan sudah diketahui. Kalau untuk pelaku pembakaran, kita sudah menjurus ke sana (pelaku), ada indikasi-indikasinya,” jelasnya.

Namun, kata dia, penyidik tak bisa langsung menyimpulkan dan menuduh seseorang pelakunya. “Kita masih perlu saksi yang menguatkan dan alat bukti yang cukup,” katanya.

Ketika ditanya perihal adanya kesulitan untuk menghadirkan saksi serta alat bukti yang menguatkan, Endang mengatakan susah-susah gampang. “Yang pasti sih kami harus berhati-hati untuk mengumpulkan itu (saksi dan bukti yang menguatkan),” ujar Endang.

Endang menyatakan kasus ini akan terus diselidiki hingga tuntas. Menurutnya tindakan pembakaran, meski dilakukan di lingkungan kampus sudah merupakan tindak kriminal murni. “Ini sudah murni kriminal, ini teror. Pelakunya akan kami terus kejar,” tegasnya.

Pada tanggal 16 dan 17 Februari, ada empat titik yang diketahui terbakar yaitu Labtek V lantai 2 depan Lift, Labtek VIII di toilet lantai 1, belakang comlabs dekat saluran AC dan kamar mandi TVST. Namun aksi pembakaran ini terus berlanjut pada 19 dan 20 Februari.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…