Senin, 28 Februari 2011 16:45 WIB News Share :

Pemkot Salatiga anggarkan Rp 300 juta untuk rehab rumah

Salatiga (Solopos.com)–Pemkot Salatiga tahun ini kembali mengalokasikan anggaran bantuan sosial rumah tangga miskin (RTM) dengan nilai Rp 300 juta.

Anggaran ini digunakan difokuskan untuk kegiatan rehabilitasi rumah tidak layak huni. Rencananya kegiatan ini akan menyasar 58 RTM yang memiliki rumah tidak layak huni. Masing RTM akan mendapat bantuan stimulan senilai Rp 5 juta yang disalurkan dalam bentuk material bangunan.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Keluarga Berencana dan Ketahanan Pangan (Bapermas Perempuan KB dan Ketahanan Pangan) Kota Salatiga, Endang DW, mengatakan hingga tahun 2010 masih terdapat sekitar 4.440-an rumah tidak layak huni. Pemkot melalui Bapermas Perempuan KB dan Ketahanan Pangan berusaha melakukan intervensi terhadap RTM untuk meningkatkan kesejahteraan mereka salah satunya melalui program rehab rumah tidak layak huni. “Nilai anggaran tahun ini sama dengan tahun lalu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/2/2011).

Dibandingkan dua tahun lalu, program rehabilitas rumah tidak layak huni tahun ini lebih mengedepankan kualitas ketimbang kuantitas. Dua tahun lalu dengan nilai anggaran sama, jumlah sasaran mencapai 117 RTM masing-masing Rp 2,5 juta. RTM sasaran adalah RTM yang diusulkan oleh kelompok kerja di tingkat kelurahan sesuai kriteria yang ditentukan, seperti halnya kriteria RTM.

(kha)

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…