Senin, 28 Februari 2011 20:01 WIB Solo Share :

Komisi III imbau pelapor dugaan Pungli penuhi panggilan

Solo (Solopos.com) — Komisi III DPRD Kota Solo akan melayangkan kembali surat pemanggilan kepada para pelapor dugaan pungutan liar (Pungli) di Terminal Tirtonadi. Dalam pemanggilan kedua ini, Komisi III mengimbau semua pelapor hadir untuk memberikan klarifikasi.

Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Solo, Honda Hendarto kepada wartawan, Senin (28/2/2011). Politisi PDI Perjuangan ini mengemukakan pemanggilan pertama, pekan lalu, hanya dihadiri satu pelapor. Padahal, sesuai laporan yang diterima, setidaknya ada 10 pelapor.

“Semua pelapor harus datang memenuhi undangan kedua dari kami nanti. Sebab, mereka semua akan dimintai klarifikasi karena terlibat dalam menyusun laporan dugaan Pungli tersebut,” tegas Honda.

Pada pemanggilan pertama, tidak semua pelapor dugaan Pungli memenuhi undangan Komisi III. Pelapor yang menghadiri undangan Komisi III hanya Bambang Nugraha. Menurut dia, teman-temannya sesama pelapor tak bisa memenuhi undangan Komisi III lantaran sedang bertugas di luar kota.

(mkd)

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…