Senin, 28 Februari 2011 10:28 WIB Kesehatan Share :

Kaki kram saat bersepeda

Solopos.com — Olahraga bersepeda saat ini menjadi tren dikalangan masyarakat. Tapi kadang kaki tiba-tiba merasa kram saat asyik mengayuh sepeda. Sebenarnya apa yang membuat kaki kram saat bersepeda?

Bagi pengendara sepeda mungkin akan mengalami kondisi kaki kram lebih sering karena menggunakan otot kaki lebih banyak. Gangguan ini umumnya tidak berbahaya, tapi bisa mengganggu aktivitas.

Saat kaki kram maka akan merasakan nyeri yang tajam dibagian kaki atau betis yang disebabkan oleh otot yang secara tidak sengaja mengalami kontraksi atau membentuk simpul. Jika rasa sakit ini sangat parah maka bisa membuat seseorang berhenti mengayuh.

Hingga kini penyebab kaki kram masih belum jelas, tapi ada beberapa faktor yang membuat seseorang terkena kram. Jika seseorang sudah lama atau tidak pernah mengayuh sepeda, maka ia bisa mengalami kram kaki karena tubuh tidak terbiasa mengayuh.

Beberapa faktor lain juga bisa membuat seseorang berisiko mengalami kram kaki saat bersepeda, seperti dikutip dari Livestrong, Senin (28/2/2011), adalah :

1. Bersepeda saat udara panas karena keringat yang keluar dapat mengurangi jumlah elektrolit di tubuh
2. Dehidrasi
3. Adanya otot yang tegang sebelum seseorang bersepeda
4. American Academy of Orthopaedic Surgeons menuturkan usia turut mempengaruhi
5. Lamanya waktu atau durasi mengayuh tanpa istirahat
6. Tidak memadainya suplai darah

Umumnya kram kaki bisa hilang dengan sendirinya, tapi ada hal yang bisa dilakukan untuk meringankan rasa sakit yang muncul. Sebaiknya berhenti mengayuh sejenak dan mencari tempat untuk beristirahat. Setelah itu lakukan peregangan dan pijat di daerah yang mengalami kram tersebut. Melakukan kompres juga bisa membantu mengurangi otot yang sakit.

Berdasarkan American Academy of Orthopaedic Surgeons diketahui melakukan pemanasan dengan jogging ringan selama 5 menit yang diikuti dengan peregangan otot-otot kaki bisa membantu menghindari kaki kram.

Selain itu mulailah bersepeda secara bertahap, dalam arti jangan langsung mengayuh sepeda dalam jangka watu atau durasi yang lama. Secara bertahap intensitas dan durasinya meningkat, hal ini untuk menghindari kelelahan otot. Serta mengonsumsi vitamin B kompleks.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…