Senin, 28 Februari 2011 18:06 WIB Ekonomi Share :

Investasi Migas RI melempem

Jakarta (Solopos.com)--Realisasi investasi sektor minyak dan gas (Migas) di Indonesia tak memperlihatkan kinerja yang mengesankan. Dari target investasi US$ 24,64 miliar di 2010, realisasinya hanya US$ 21,94 miliar atau 89%.

Menteri ESDM Darwin Saleh mengimbau agar seluruh jajaran Kementerian ESDM harus melakukan upaya dan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan investasi sektor ESDM. “Kita perlu melakukan penataan kembali regulasi yang diperkirakan dapat menghambat investasi,” ujar Darwin ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (28/2/2011).

Namun, kata Darwin, penerimaan negara dari sektor ESDM di 2010 mencapai Rp 288,52 triliun 104% dari target yang ditetapkan APBN-P 2010 yang senilai Rp 276,85 triliun.

Selain evaluasi kinerja di 2010, Darwin juga perlu melihat isu-isu strategis sektor ESDM ke depan, antara lain peningkatan produksi migas, peningkatan rasio elektrifikasi (listrik), penanganan tumpang tindih lahan, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan energi alternatif. “Semua itu membutuhkan pemikiran dan kerja keras kita bersama untuk mewujudkannya,” lanjut Menteri.

Isu ke depan yang tidak kalah pentingnya adalah tuntutan untuk mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (good governance).

“Dengan demikian, Reformasi Birokrasi di lingkungan Kementerian ESDM agar terus dilakukan melalui penataan seluruh aspek program reformasi birokrasi sebagaimana yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025,” pungkas Menteri ESDM.

(dtc/tiw)

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…