Senin, 28 Februari 2011 23:10 WIB Klaten Share :

Hujan deras, Desa Jetis banjir

Klaten (Solopos.com)--Desa Jetis, Kecamatan Juwiring kembali diterjang banjir sejak beberapa hari terakhir ini. Selain karena dihajar hujan siang malam, talut di Sungai Blora yang melintas di desa tersebut juga jebol.

Kades Jetis, Sri Sumedi mengungkapkan, banjir menerjang sekolah, sawah, dan permukiman warga. Akibatnya, aktivitas warga saban hari terganggu lantaran air menggenang di mana-mana. “Banjir juga mengancam pertanian warga,” katanya kepada Espos, Senin (28/2/2011).

Menurut Sumedi, banjir yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini pernah dipantau petugas dari Kesbangpolinmas Klaten. Dari pantauan saat itu, salah satu penyebabnya ialah karena talut di Sungai Blora telah jebol sepanjang dua meter. “Namun, setelah dipantau ya sampai sekarang tak ada tindaklanjutnya,” jelasnya.

Jauh hari sebelum banjir kerap menerjang wilayah Desa Jetis, Juwiring, Klaten, Sumedi sebenarnya pernah mengajukan proposal ke Balai Besar Sungai Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) terkait kondisi talut yang jebol. Upayanya tak sia-sia, sebab pihak BBWSBS langsung menerjunkan tim dan menggarap perbaikan talut. Sayang, baru memperbaiki 60-an meter, proyek terhenti tanpa ia tahu sebabnya. “Padahal, panjang talut yang rusak mencapai 160-an meter. Sekarang, hujan datang banjir lagi,” paparnya.

Terkait kondisi itulah, pihaknya meminta agar instansi yang bersangkutan lekas merespon. Sebab, musim hujan yang kini kerap mengguyur seharian penuh juga membuat sawah-sawah terancam gagal panen lantaran terendam banjir. “Selama beberapa tahun terakhir ini, petani di Juwiring kan jarang panen karena serangan wereng. Tahun ini baru bisa panen, namun giluran banjir mengancam,” terangnya.

Pantauan Espos, hujan siang malam yang mengguyur beberapa hari terakhir ini juga membuat sejumlah ruas jalan di Klaten penuh dengan genangan air. Bahkan, jalan Solo-Jogja pun penuh dengan genangan air. Selain itu, akibat genangan air juga membuat sejumlah ruas jalan Solo-Jogja mulai berlobang di sana-sini. Jalur utama Solo-Jogja di kawasan terminal induk Klaten misalnya, penuh dengan lubang jalanan yang tertutupi genangan air dan membahayakan pengguna jalan.

(asa)

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…