Senin, 28 Februari 2011 18:19 WIB Boyolali Share :

Dinkes Boyolali tambah pasokan obat penisillin di Puskesmas

Boyolali (Solopos.com)–Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali menambah pasokan obat penisillin di sejumlah Puskesmas di Boyolali.

Penambahan hingga 10 persen dari pasokan biasanya itu, terutama dilakukan di enam kecamatan terpantau, menyusul ditetapkannya Boyolali sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) antraks. “Kami tambah pasokan obat-obatan untuk mengantisipasi agar penyakit antraks itu tidak menyebar dan pengobatannya bisa tuntas jika ditemukan ada tanda-tanda yang mengarah ke antraks,” ujar Kepala Dinkes Boyolali dr Yulianto Prabowo MKes kepada wartawan di Boyolali, Senin (28/2).

Yulianto menambahkan keenam kecamatan terpantau itu masing-masing di Kecamatan Klego, Andong, Kemusu, Karanggede, Nogosari dan Simo. Obat-obatan itu, jelas Yulianto, diberikan kepada masing-masing kecamatan sebagai cadangan obat jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pengobatan warga. “Pasokan obat di Boyolali hingga saat ini masih aman. Obat-obatan yang kami kirim ke Puskesmas itu jenis obat antibiotika penisillin,” tambah dia.

(fid)

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…