Senin, 28 Februari 2011 13:13 WIB News Share :

Cari 'kebaikan SBY', ditawari 'keburukan SBY'

Jakarta (Solopos.com) — Politisi Demokrat Roy Suryo mengaku tidak heran ketika mesin pencari Google menyodorkan kata keburukan SBY saat mengetik kata ‘Kebaikan SBY’. Roy menilai ada seseorang yang dengan sengaja memainkan Google sehingga bersikap demikian.

“Memang tidak aneh itu. Memang Google bisa dibelokan oleh seseorang yang punya kemampuan, tapi tidak digunakan untuk hal yang positif,” kata Roy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2/2011).

Roy menilai sebagai seorang presiden dan lambang negara, SBY tidak selayaknya dipermainkan seperti itu. “Mari kita melakukan hal yang positif saja,” imbuh anggota Komisi I DPR itu.

Roy menjelaskan, Google dapat dilakukan pembelokan untuk akses seperti itu dan hal tersebut bisa dibuat orang untuk mendiskreditkan orang lain.

“Sepanjang bukan lambang negara tak masalah. Bagaimanapun SBY adalah lambang negara. Tidak elok juga diperlakukan begitu. Menurut saya, meluruskan tidak perlu kita minta Google. Saya percaya banyak yang bisa membenarkan itu. Istana tidak perlu mengurusi hal itu. Banyak hal penting karena bagi pengguna internet hal semacam itu biasa,” tuturnya.

Sebelumnya, ada yang menjadi obrolan hangat hari ini di Twitter. Tak lain adalah ‘kebaikan SBY’. Banyak Tweeps yang mengabarkan keganjilan bila mengetik di Google dengan kata kunci ‘kebaikan SBY’, maka si mesin pencari akan bertanya, “Mungkin maksud Anda adalah keburukan SBY?”

Keanehan ini telah ramai dibicarakan sejak Minggu kemarin dan berlanjut hingga Senin (28/2/2011) ini. Google merekap jumlah kebaikan SBY ada di lebih 351 ribu artikel, namun lebih merekomendasikan keburukan SBY yang hanya 58 ribu temuan. Sejumlah Tweeps juga memention keanehan itu kepada orang dekat Presiden SBY, seperti ke akun @anasurbaningrum.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…