Minggu, 27 Februari 2011 08:29 WIB Sport Share :

Terpaut 7 poin, Mourinho tak mau menyerah

La Coruna (Solopos.com) – Jose Mourinho memuji Deportivo la Coruna yang mampu bertahan meskipun terus digempur anak penggawa Real Madrid. Pelatih berkebangsaan Portugal ini menegaskan tak akan menyerah dalam perburuan trofi Liga Spanyol.

Bertandang ke Riazor, Minggu (27/2/2011) dinihari WIB, Real Madrid yang tampil dominan gagal menaklukkan Deportivo. Meski terus mengurung pertahanan tim tuan rumah, tak satu gol pun berhasil diciptakan.

“Deportivo praktis tak menyentuh bola di babak kedua dan kami bermain melawan seorang kiper dan sepuluh bek. Yang penting hasilnya, tapi saya tak akan mengkritik pemain saya,” ungkap Mourinho, di situs resmi Madrid.

“Satu tim bermain untuk menang dan yang lain bekerja keras demi meraih satu poin. Saya pikir adil kalau laga berakhir dengan skor 0-1,” katanya.

Mourinho memberi selamat kepada Deportivo yang mampu meraih satu poin dalam laga dinihari tadi. Menurutnya, tim asuhan Miguel Ángel Lotina itu sudah bekerja sangat keras untuk membendung serbuan anak buahnya.

“Deportivo bisa bermain sesuka mereka. Saya tak mau berkomentar apa-apa soal itu. Saya yakin mereka pasti senang dengan poin itu. Mereka menampilkan permainannyadan bekerja keras. Angkat topi buat mereka, tapi tak ada perbandingan dengan pertandingan lainnya,” tambahnya.

Gagal menang atas Super Depor membuat Los Merengues tertinggal tujuh angka dari Barcelona di klasemen sementara La Liga. Meski mengaku jarak itu tak mudah untuk dipangkas, dia tetap belum mau menyerah.

“Tujuh poin itu banyak, tapi matematika memegang peran penting dan kami akan terus berjuang selama itu masih memungkinkan,” tutupnya.

(dtc/try)

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…