Minggu, 27 Februari 2011 10:38 WIB News Share :

Senin, 201 pekerja WIKA di Libya pulang ke Indonesia

Jakarta (Solopos.com) – Sebanyak 201 dari 253 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Libya ke Tunisia adalah tenaga kerja WIKA Gedung-SSI Overseas. Sesuai rencana, tenaga kerja ini akan dipulangkan dari Tunisia ke Jakarta dengan pesawat komersil, Senin (28/2/2011).

“Direncanakan mulai hari Senin tanggal 28 Februari 2011, akan dilakukan pemulangan pekerja WIKA ke Jakarta secara bertahap dengan menggunakan pesawat komersial reguler yang melayani jalur penerbangan Tunis-Jakarta,” ujar Sekretaris KSO WIKA Gedung-SSI Overseas, Galuh Riandoyo, dalam rilisnya, Minggu (27/2/2011).

Sebanyak 201 pekerja ini berhasil dievakuasi dari Libya dengan pesawat TunisAir menuju Tunisia. Diberangkatkan dari airport Tripoli pada Minggu (27/2/2011) pukul 5.15 WIB atau pukul 00.15 Waktu Tripoli dan mendarat di airport Tunis pukul 6.30 WIB atau 00:30 waktu Tunis (perbedaan waktu Jakarta-Tripoli 5 jam dan Jakarta-Tunis: 6 jam).

Menurut Galuh, sudah sejak satu pekan lalu perusahaan berkoordinasi dengan Dubes RI di Tripoli dan Tunisia untuk pemulangan TKI. Ada beberapa skenario evakuasi, antara lain menggunakan pesawat carter Garuda Jakarta-Tripoli atau transit melalui Tunisia dan Yordania.

“Ada juga skenario evakuasi melalui jalur laut Malta,” jelas Galuh.

Namun akhirnya evakuasi lewat udara ke Tunisia yang dipilih. Hal ini juga terkendala akibat penuh seaknya Bandara Tripoli oleh orang-orang yang ingin pergi dari Libya. “Padatnya lalu lintas udara Tripoli serta kondisi airport Tripoli yang penuh dengan pengungsi mengakibatkan proses imigrasi menjadi berjalan sangat lama,” terangnya.

(dtc/try)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…