Minggu, 27 Februari 2011 21:26 WIB Boyolali Share :

PRT kuras perhiasan majikan

Boyolali (SOLOPOS.com)–Seorang pembantu rumah tangga (PRT), Tuminah, 50, warga Dukuh Grasak, Desa Kismoyoso, Ngemplak menguras perhiasan majikannya, Minggu (23/1/2011) lalu. Akibat kejadian itu, korban, Tutik Purwaningsih, 45, warga Dukuh Menjing RT 2/ RW II, Desa Pandeyan, Ngemplak, mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta.

Kapolsek Ngemplak, AKP Dwi Wahyuni didampingi Kanitreskrim Polsek Ngemplak, Ipda Suwarno mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Romin Thaib mengatakan pelaku bekerja di rumah korban hampir lima tahun. Selama bekerja tersebut, pelaku tidak menunjukkan hal-hal yang negatif. “Korban memang sering pergi keluar rumah untuk urusan tertentu. Pada saat kejadian, korban sedang belanja di pasar,” ujar Kapolsek saat ditemui SOLOPOS.com, di Mapolsek Ngemplak, Minggu (27/2/2011).

Pada saat pulang ke rumah, imbuhnya, korban kaget karena mendapati sejumlah perhiasan emas dan berlian yang berada di dalam tas telah raib. Tidak hanya itu, satu buah <I>netbook<I> merk Toshiba juga hilang. Mengetahui kejadian itu, korban sempat menanyakan kepada pelaku, namun pelaku menjawab enteng tidak mengetahuinya.

Setelah kejadian, pelaku diketahui minta izin kepada majikan dengan alasan ada kepentingan tertentu. “Sepekan kemudian, korban baru lapor ke polisi. Kami mencari informasi dari keluarga korban. Dan sejumlah keluarga mencurigai pelaku karena tidak mau memenuhi panggilan kami,” ujarnya.

Saat petugas polisi melacak ke rumah pelaku, ternyata pelaku sudah kabur dari rumah. Selang satu bulan, petugas polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku kembali ke rumahnya.

“Akhirnya kami menjemput paksa pelaku di rumahnya pada Kamis (24/2/2011). Tidak ada perlawanan apapun dari pelaku,” terang Dwi.

Dari keterangan pelaku, didapat informasi bahwa dirinya menjual semua perhiasan majikan dengan dibantu adik kandungnya, Sadiyo, 32, warga Dukuh Mlokolegi Lor, Desa Sembungan, Nogosari, Boyolali. “Uang itu kami gunakan untuk menutup utang dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Sadiyo.

m98

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…