Minggu, 27 Februari 2011 09:27 WIB Ekonomi Share :

Menkeu optimis pertumbuhan ekonomi 6,6% Q1 2011

Jakarta (Solopos.com) — Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6,4%-6,6% pada kuartal pertama (Q1) tahun 2011.

“Pertumbuhan ekonomi bisa 6,4%-6,6% pada kuartal pertama 2011. Yang harus kita waspadai adalah inflasi, kenaikan harga energi, kerusuhan diMesir dan Libya,” ujar Agus, saat memberi sambutan pada sebuah acara, akhir pekan ini.

Lebih lanjut Menkeu mengatakan saat ini kebutuhan minyak lebih tinggi dibanding produksi minyak. Menurut Agus, meski harga minyak terus naik, yang lebih membahayakan adalah harga pangan. “Kondisi harga pangan dan energi naik jadi lebih buruk oleh spekulator karena derifatif jadi tidak ada underlying-nya,” kata Agus.

Inflasi dan kenaikan harga pangan juga sangat diwaspadai di dunia dan Indonesia. Agus menuturkan, pangan tidak menjadi masalah bagi negara maju karena memiliki teknologi. Namun di negara berkembang seperti Indonesia, pangan maish menjadi masalah.

Meskipun pangan dan inflasi patut diwaspadai, Agus tetap optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan baik. Indonesia memiliki kesehatan fiskal, moneter, dan perbankan. Agus memrediksi, cadangan devisa Indonesia akan mencapai US$111 miliar pada akhir 2011.

Selain itu, dana asing yang masuk ke negara berkembang akan mencapai US$900 miliar pada 2011. Dana asing itu akan masuk negara berkembang khususnya Asia termasuk negara ASEAN. Menurut Agus, Indonesia pun diperhitungkan oleh investor asing karena mempunyai potensi besar.

(Inilah.com/try)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…