Minggu, 27 Februari 2011 06:32 WIB Sport Share :

Madrid tertahan di Markas Deportivo

La Coruna (Solopos.com)– Meski tampil sangat dominan di sepanjang laga, Real Madrid gagal menaklukkan Deportivo La Coruna. Hasil imbang tanpa gol membuat jarak mereka dengan Barcelona kembali melebar.

Bertanding di Riazor, Minggu (27/2/2011) dinihari WIB, Jose Mourinho membuat beberapa perubahan di starting eleven Madrid. Dia mencadangkan Angel Di Maria demi memberi kesempatan kepada Kaka. Karim Benzema yang mencetak gol saat melawan Olympique Lyon juga diturunkan sebagai starter.

Los Merengues langsung tampil menyerang sejak menit awal. Mereka mendapatkan banyak peluang di paruh pertama, namun buruknya penyelesaian akhir membuat tak satu pun gol tercipta.

Statistik Soccernet menunjukkan betapa Madrid benar-benar superior dalam laga ini. Mereka mendominasi penguasaan bola dengan perbandingan 72:28 dan melepaskan 21 tembakan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara tim tuan rumah hanya mampu membalas lewat empat tembakan dan satu yang mengarah ke gawang.

Masuknya Emmanuel Adebayor dan Angel Di Maria di babak kedua membuat serangan Madrid makin gencar dan sejumlah peluang emas mereka dapatkan. Namun, dewi fortuna belum berpihak kepada mereka. Performa apik Daniel Aranzubia di bawah mistar Deportivo juga membuat pasukan Jose Mourinho gagal menembus gawangnya.

Hasil imbang tanpa gol ini membuat Los Merengues masih bertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan 61 poin dari 25 laga. Namun, jarak mereka dengan Barcelona kembali melebar menjadi tujuh poin. Sementara Deportivo di peringkat ke-13 dengan 27 poin. Detikcom

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…