Minggu, 27 Februari 2011 17:01 WIB Sukoharjo Share :

Cegah AI ke manusia, DKK Sukoharjo siapkan 4.087 kapsul tamiflu

Sukoharjo (Espos) — Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo menyediakan 4.087 kapsul tamiflu bagi pasien di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Sukoharjo. Masing-masing unit kesehatan tersebut di-drop  kurang lebih 300 kapsul tamiflu.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DKK Sukoharjo, Rustiningsih saat dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (26/2/2011), mengatakan persediaan tamiflu di Sukoharjo aman. Karena itu, DKK tak akan menambah persediaan tamiflu guna mengantisipasi penularan virus avian influenza atau flu burung dari unggas ke manusia.

“Persediaan saat ini, masih sangat mencukupi. Kalau ada permintaan di puskemas-puskesmas kami langsung kirim,” jelas Rustiningsih.

Dia melanjutkan, munculnya kematian unggas secara mendadak di Desa Pengkol, Nguter serta Kelurahan Combongan, Sukoharjo perlu diwaspadai. Terlebih lagi, perubahan cuaca dengan intesitas hujan yang tinggi memudahkan penularan virus. “Kami sudah imbau, jika ada pasien yang panasnya tinggi dan mengalami sesak napas, serta memiliki riwayat kontak langsung dengan unggas maka langsung diberi tamiflu,” tukas Rustiningsih.

(hkt)

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…