Sabtu, 26 Februari 2011 15:50 WIB News Share :

Metro TV laporkan Dipo Alam ke Mabes Polri

Jakarta (Solopos.com)Metro TV dan Media Indonesia tidak main-main melihat sikap Sekretaris Kabinet (Seskab), Dipo Alam terkait pernyataan boikot media. Sejumlah petinggi redaksi dua media ini mendatangi Bareskrim Mabes Polri.

Direktur Pemberitaan Metro TV, Suryopratomo dan Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Usman Kansong tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.30 WIB, Sabtu (26/2/2011).

Hadir juga pengacara Metro TV dan Media Indonesia, OC Kaligis. Menurut Kaligis, banyak pihak yang mengkritik pemerintahan SBY dan bahkan meminta SBY mundur sebagai presiden. “Ada juga demo personifikasi Presiden seperti kerbau. Ini apa maksudnya Dipo? Ini seperti mencoba mengibas kasus besar untuk mengibas kasus kecil,” kata dia.

Kaligis menambahkan, pihaknya menuntut Dipo dengan UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan UU 40/1999 tentang Pers pasal 4 ayat 2.

Metro TV dan Media Indonesia melaporkan Dipo lantaran tidak menggubris somasi yang mereka layangkan terkait pernyataan Seskab ini soal boikot. Kaligis pada Rabu (23/2), mengatakan, Dipo Alam telah mengekang keterbukaan informasi terhadap masyarakat.

Dipo dituntut meminta maaf kepada masyarakat dan mencabut pernyataannya. Bila tidak ditanggapi selama 3×24 jam, Kaligis menyatakan akan melanjutkan perkara tersebut.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…