Sabtu, 26 Februari 2011 12:16 WIB Sport Share :

Menpora bantah intervensi PSSI

Bandung (Solopos.com)–Menpora Andi Mallarangeng membantah tuduhan bahwa Pemerintah mengintervensi PSSI. Bagi Andi, yang Pemerintah lakukan adalah sesuatu yang terukur.

Hal itu diungkapkan Andi usai memberi kuliah umum bertajuk Pemuda dan Kemajuan Bangsa Indonesia di Aula Barat ITB, Bandung, Sabtu (26/2/2011). “Kami turun tangan ini secara terukur. Kami tidak melakukan intervensi,” sangkal Andi di hadapan para wartawan.

Sebelum ini,  Andi memang beberapa kali meminta PSSI untuk mengikuti koreksi yang disarankan Pemerintah. Tindakan tersebut membuat Ketua Umum PSSI Nurdin Halid berniat mensomasi Andi.

Andi berkilah, apa yang ia lakukan adalah kewenangan yang diberikan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pihaknya untuk membina dan mengatur organisasi olah raga.

“Kalau ada yang off-side, perlu kita semprit. Ya rujukan kita kan Undang-undang. Kalau ada yang tidak senang ya tidak apa-apa,” tukas Andi tenang.

Intervensi Pemerintah bisa membuat sepakbola Indonesia dibekukan oleh FIFA. Dengan dingin, Andi mengaku siap untuk membuka komunikasi dengan badan sepakbola dunia itu.

“Intinya kami siap berkomunikasi dengan siapapun, termasuk dengan FIFA. Ini demi perkembangan sepakbola Indonesia,” jelas Andi.

Saat ditanya perihal keputusan Komite Banding Pemilihan Exco, Wakil Ketua dan Ketua Umum PSSI 2011-2015 yang menganulir putusan Komite Pemilihan, Andi menolak buat berkomentar panjang lebar.

“Mengenai keputusan Komite Banding, saya belum mau komentar sebab saya belum melihatnya dan akan mempelajarinya terlebih dahulu,” pungkas Andi.

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…