Sabtu, 26 Februari 2011 16:18 WIB News Share :

Longsor, jalur Pacitan-Ponorogo lumpuh total

Pacitan (Solopos.com)–Tebing di Dusun Kedunggrombyang, Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari, Pacitan, Sabtu (26/2/2011) kembali longsor. Akibatnya, jalur Pacitan – Ponorogo tertutup timbunan tanah longsor.

Tak ayal, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu menyebabkan lalu lintas dari dan ke dua arah lumpuh total. Antrean panjang kendaraan nampak di ke dua sisi dengan panjang hampir 1 kilometer.

Banyaknya material longsoran dari tebing setinggi hampir 30 meter yang runtuh menciptakan gundukan setinggi 8 meter dengan panjang 20 meter. Selain terdiri dari tanah dan bebatuan, material yang ikut terbawa longsor juga terdiri dari pepohonan tanaman keras.

“Sebelumnya tidak ada gejala apa-apa. Tiba-tiba ada bunyi gemuruh dan begitu saya lihat ternyata terjadi longsor segini besar,” ujar Suyono, warga setempat ditemui di lokasi.

Usai kejadian, kata Suyono, dirinya langsung memberi tahu warga lain. Mereka pun berbondong-bondong membawa peralatan seadanya. Hanya saja, lantaran besarnya longsoran mereka tidak dapat berbuat banyak. Penggunaan alat berat pun harus dilakukan untuk mempercepat evakuasi.

“Tadi sudah dilaporkan tapi sampai sekarang alat berat belum datang. Mungkin karena lokasinya jauh di Pacitan,” imbuhnya.

Pantauan, hingga saat ini ratusan kendaraan roda empat masih bertahan di lokasi sambil menunggu proses evakuasi. Sebagian lainnnya memilih memutar dan mengambil jalur alternatif melalui Kecamatan Tulakan – Tegalombo ataupun melalui jalan lintas provinsi Nawangan – Purwantoro, Jawa Tengah.

Informasi yang dihimpun, pagi tadi peristiwa yang sama juga terjadi pada lokasi berbeda. Longsoran yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari titik longsoran sore ini dilaporkan sempat menghambat iring-iringan Bupati Indartato yang hendak menghadiri sebuah acara di Kecamatan Bandar.

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…