Jumat, 25 Februari 2011 01:59 WIB News Share :

Truk tabrak minibus pengiring pengantin, 5 orang tewas

Temanggung (Solopos.com)– Truk bermuatan pasir menabrak mobil minibus Mitsubishi L300 yang penuh penumpang di jalur Parakan-Kendal di Dusun Saren, Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Kamis (24/2) petang, mengakibatkan lima penumpang tewas.

Kelima korban tewas adalah penumpang mobil minibus Mitsubishi L300 warga Desa Getas Blawong, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal yang sedang mengiring pengantin.

Para korban tewas itu adalah, Wasini, 52, Abdul Rozak, 9, Nurijati, 27, Muyasaroh, dan Sumiyatun.

Jenazah Muyasaroh kini di PKU Muhammadiyah Parakan, Sumiyatun di Puskesmas Bejen, dan tiga jenazah lainnya di RSK Ngesti Waluyo Parakan.

Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sejumlah korban luka-luka dan dirawat di RSK Ngesti Waluyo, yakni Rumiyati, Yuni, Munah, Watini, Tukilah, Suprapto, dan Akomadin.

Keterangan yang diperoleh wartawan menyebutkan kecelakaan tersebut bermula ketika minibus melintas di jalan menurun di Dusun Saren dari arah Parakan. Tiba-tiba truk pasir yang dikemudikan Latif, warga Mojokerto, Jawa Timur, menabrak dari belakang mobil yang dikemudikan Akomadin tersebut hingga menabrak pagar pembatas jembatan Sungai Krengseng.

Setelah menabrak minibus, truk bermuatan pasir tersebut masih melaju dan menabrak sebuah truk dari arah berlawanan yang dikemudikan Suprapto.

Perangkat Desa Getas Blawong, Chozin, mengatakan, kendaraan L300 tersebut berisi belasan warga Getas Blawong. Rombongan ini sebelumya menghadiri resepsi di Wonosobo.

“Ada tiga mobil yang menghadiri hajatan di Wonosobo dan kendaraan terakhir mengalami nasib naas,” katanya.

Petugas dari Polres Temanggung masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kecelakaan tersebut.(Antara)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…