Jumat, 25 Februari 2011 10:30 WIB News Share :

Polri
Proses hukum kepada Susno sudah sesuai prosedur

Jakarta (Solopos.com)–Mabes Polri membantah tudingan adanya rekayasa dalam kasus yang menimpa Komjen Pol Susno Duadji. Polri meminta semua pihak menilai secara langsung proses yang berjalan di pengadilan.

“Proses yang kita lakukan sudah benar, sesuai prosedur. Silakan nanti bagaimana pengadilan menilai,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi, Jumat (25/2/2011).

Anton mengatakan, persidangan Susno Duadji adalah proses hukum yang harus dihormati semua pihak. Terkait banyaknya tudingan rekayasa kepada Polri, Anton enggan menanggapinya serius.

“Namanya pengacara wajar-wajar mereka melakukan pembelaan. Biarkan saja, kita tidak perlu terlalu menanggapi. Kita ikuti saja prosesnya,” jelas Anton.

Pada pembelaannya, Tim Kuasa Hukum Susno menuding mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD) merekayasa kasus Susno dengan membuat Tim Independen. Tim ini dibuat karena BHD marah dengan tindakan Susno yang membongkar mafia hukum di kepolisian.

“Karena Bambang Hendarso Danuri, Kapolri Waktu itu, semakin marah, maka ia membentuk sebuah tim dengan tujuan untuk merekayasa berbagai kasus agar Komjen Pol Susno Duadji dapat ditangkap dan ditahan,” ujar pengacara Susno, Henry Yosodiningrat saat membaca pledoi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Selatan, Kamis (24/2).

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…