Jumat, 25 Februari 2011 17:30 WIB Wonogiri Share :

Lagi, kematian ayam terjadi di Selogiri

Wonogiri (Solopos.com)--Warga Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Wonogiri Jumat (25/2/2011) dikejutkan dengan laporan kematian belasan ekor ayam di tempat penampungan ayam potong milik warga setempat.

Khawatir dengan virus flu burung atau avian influenza (AI), petugas kesehatan hewan pun diturunkan untuk memeriksa dan hasilnya negatif flu burung. Pemilik tempat penampungan ayam potong tersebut, Benny Kurniawan, saat ditemui wartawan, mengungkapkan kematian ayam potong merupakan hal yang normal. Setiap hari hampir pasti ada beberapa ekor ayam yang mati.

“Mungkin tadi pagi ada orang yang mendengar kematian ayam-ayam tersebut dan karena khawatir AI kemudian melapor ke perangkat desa atau bagaimana saya kurang tahu. Total yang mati ada 13 ekor, itupun terjadi dalam dua hari, kemarin dan hari ini. Tapi ya tidak apa-apa diperiksa untuk antisipasi,” kata Benny.

Terpisah, Kabid Kesehatan Hewan Disnakperla Wonogiri, drh Ismaryati, kepada wartawan, mengungkapkan informasi mengenai kematian ayam di Gemantar diperoleh dari warga yang melapor ke mantri kesehatan hewan. “Kami memang terus meningkatkan kewaspadaan, apalagi beberapa hari terakhir marak kematian unggas karena AI di beberapa wilayah tetangga. Jadi setiap ada laporan kematian unggas, pasti langsung kami tindaklanjuti,” paparnya.

Sementara itu, Camat Selogiri, Bambang Haryanto mengingatkan warga, terutama yang tinggal di wilayah perbatasan untuk mewaspadai penyebaran virus ini, terutama setelah terjadi kematian unggas karena AI di Pengkol, Sukoharjo yang hanya dipisahkan Sungai Bengawan Solo dengan Selogiri.

shs

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…