Jumat, 25 Februari 2011 13:27 WIB Ekonomi Share :

BI
Cadangan devisa RI bisa capai US$ 120 miliar

Jakarta (Solopos.com)–Terus derasnya aliran modal asing ke Indonesia sepanjang 2011 ini diperkirakan bakal membuat cadangan devisa Indonesia terus meningkat hingga US$ 110-120 miliar pada akhir tahun.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan, meskipun cadangan devisa Indonesia saat ini berada di posisi US$ 98 miliar, namun hingga semester pertama ini belum bakal menyentuh US$ 100 miliar.

Kenaikan outlook sovereign rating dari lembaga pemeringkat Fitch juga diperkirakan Darmin belum akan membuat aliran dana asing terus bertambah dan membuat cadangan devisa RI tembus US$ 100 miliar di semester pertama.

“Itu memang kita perkirakan semester pertama ini belum tembus US$ 100 miliar, jangan terlalu cepat,” ujar Darmin saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (25/2/2011).

Namun, hingga akhir tahun, Darmin yakin cadangan devisa bisa mencapai kisaran US$ 110-120 miliar.

“Perhitungan kita akhir tahun memang akan bergerak antara US$ 110-120 miliar tapi itu sebetulnya kita sudah mencoba menghitung, nggak ada rumusnya yang menghitung pas, tapi lebih kurang pas,” tegasnya.

Darmin menilai, cadangan devisa Indonesia saat ini sudah cukup kuat untuk menahan jika terjadi pembalikan modal asing besar-besaran dari Indonesia (sudden reversal).

“Tapi sebetulnya jika cadangan devisa US$ 90-an miliar sudah memenuhi, termasuk persoalan itu (memenuhi kalau terjadi sudden reversal),” pungkasnya.

(dtc/tiw)

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…