Kamis, 24 Februari 2011 22:32 WIB Hukum Share :

Warga Banjarsari gelapkan sepeda motor untuk modal judi

Solo (Solopos.com) — Hobi senang berjudi yang digemari Hendratmoko alias Cukrik, 32, warga Bibis Baru, Nusukan, Banjarsari membuat dirinya harus meringkus di sel tahanan kepolisian. Tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Terminal Tirtonadi itu tega menggelapkan sepeda motor Zupiter Z milik temannya, Jumat (14/1) pukul 13.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Espos, uang hasil penggelapan sepeda motor senilai Rp 1,8 juta langsung dihabiskan tersangka bermain judi di kawasan Laweyan. Kasus penggelapan sepeda motor bermula saat tersangka meminjam Yamaha Zupiter Z ber-Nopol AD 4657 QH milik temannya, Slamet Mulyono, 34, di Jalan A Yani, tepatnya di timur perempatan Gilingan, Banjarsari akhir Januari 2011.

Rencananya, sepeda motor itu digunakan tersangka ke Madiun. Saat
meminjam, tersangka dan korban menyepakati lama peminjaman 2-3 hari dengan biaya Rp 25.000 per hari. Seiring berjalannya waktu, tersangka tidak mengembalikan sepeda motor milik Slamet selama 10 hari.

“Sekitar tanggal 24 Januari, korban mendatangi tersangka di Madiun.
Tapi, upaya korban meminta sepeda motornya gagal,” tegas Kanitreskrim Polsek Banjarsari, AKP Edi Hartono mewakili Kapolsek Banjarsari, Kompol Erwin Hartadinata dan Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana saat ditemui Espos, Kamis (24/2/2011).

(pso)

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…