Kamis, 24 Februari 2011 15:22 WIB Hukum Share :

Sita aset Gayus, Kejagung ajukan MLA ke 4 negara

Jakarta (Solopos.com) – Terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan diketahui nmemiliki aset uang dan property di empat negara berbeda. Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mengajukan Mutual Legal Assistance (MLA) untuk menarik harta kekayaan Gayus di negara-negara itu.

“Terkait aset recovery kasus Gayus, kita berusaha untuk meminta MLA dari empat negara,” kata Jaksa Agung Basrief Arief dalam jumpa pers seusai rapat kasus Gayus yang dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres)  Boediono di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (24/2/2011).

Hadir dalam jumpa pers itu Wapres Boediono yang memberi pengantar, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Menkum HAM Patrialis Akbar, Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto, serta Staf Ahli Irjen Kemenkeu Robert Pakpahan.

Menurut Basrief, pengajuan MLA itu saat ini tengah digodok Kejagung beserta lembaga terkait seperti Kemenkum HAM, Kepolisian, PPATK, dan KPK. Namun, ia enggan membeberkan negara mana saja yang menjadi tempat Gayus menyimpan hartanya.

Kompak dengan Jaksa Agung, Patrialis juga enggan mengungkapkan negara-negara yang akan diminta izin untuk menarik harta Gayus. Sambil setengah bercanda, Patrialis mengungkapkan, bila dibuka, ia khawatir harta Gayus akan diambil.

Namun, Patrialis mengungkapkan, aset Gayus di luar negeri itu berupa rekening dan properti. Ia berharap MLA itu bisa diajukan pekan depan.

“Mudah-mudahan MLA minggu depan bisa kita lakukan,” ucapnya.

(dtc/try)

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…