Kamis, 24 Februari 2011 19:55 WIB Sragen Share :

Bantuan musala makam Pangeran Sukowati dipertanyakan

Sragen (Solopos.com) – Kepala Desa (Kades) Pengkol, Haryono, mempertanyakan pengajuan pembangunan musala di Objek Wisata Makam Pangeran Sukowati yang sejak empat tahun lalu belum terealisasi. Musala dinilai menjadi bagian penting untuk memberi kenyamanan aktivitas peribadatan pengunjung.

Berdasarkan pantauan Espos di lokasi makam, Rabu (23/2/2011), belum ada musala di sekitar objek wisata. Pengelola wisata menggunakan pendapa tempat peristirahatan di depan makam sebagai tempat ibadah sementara. Pengelola harus mempersiapkan tikar dan alas lainnya agar pendapa tersebut dapat digunakan sebagai tempat ibadah.

Menurut warga, selama ini pengunjung yang hendak beribadah terpaksa harus antre karena daya tampung pendapa kurang memadai. Hal itu terjadi karena belum ada tempat khusus peribadatan di lokasi itu.

Kades Pengkol, Haryono, kepada Espos, Rabu, mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan pembangunan musala di lokasi wisata kepada Pemkab melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Sragen setidaknya sudah kali keempat sejak tahun 2007.

“Namun, tampaknya hasilnya juga nihil. Pada tahun 2011 ini permohonan saya ajukan lagi dengan harapan ada realisasi,” paparnya.

(m93)

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…