Rabu, 23 Februari 2011 21:54 WIB Boyolali Share :

Tak kuat nanjak, trailer ngglondor hantam truk

Boyolali (Espos)--Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jl Solo-Semarang, tepatnya di tanjakan Tompak, Dukuh Keboan, Desa Sidomulyo, Ampel, Rabu (23/2) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibat tak kuat menanjak, truk trailer bermuatan peti kemas yang berisi gerabah siap ekspor nggelondor dan menghantam truk bermuatan 5,3 ton telur ayam. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, badan truk masuk ke dalam parit sedalam sekitar dua meter dan peti kemas menutup sebagian jalur utama Solo-Semarang. Sedang, truk bermuatan telur terbalik.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, peristiwa itu berawal saat truk trailer Nopol H 1761 DG yang dikemudikan Sutrisno, 37, warga Ngantru, Tawangharjo, Grobogan melaju dari arah Boyolali menuju Semarang. Sesampai di tanjakan Tompak di Dukuh Keboan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, tiba-tiba mesin mati.

Akibatnya, truk ngglondor tak terkendali. Sopir sempat berusaha untuk membanting setir ke kanan. Namun upayanya sia-sia. Peti kemas menghantam truk pengangkut telur Nopol AG 9443 UK yang dikemudikan Kateno, 48, warga Nglegok, Penataran, Blitar, Jatim.

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena mesin mati. Saya juga tidak tahu di belakang trailer ada truk,” ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu.

Sutrisno menjelaskan sebelum kejadian, di samping kanan dan kiri truknya ada kendaraan yang melintas hampir bersamaan. Saat mesin mati, dirinya juga sempat berusaha mengerem, tetapi tidak berhasil.

fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…