Rabu, 23 Februari 2011 12:51 WIB Ekonomi Share :

IHSG menguat 33 poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil balik arah ke zona hijau setelah investor lokal menyerap saham-saham yang dilepas asing. Siang ini IHSG menguat 33 poin

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 9,516 poin (0,28%) ke level 3.441,584. Investor masih cemas akan memanasnya situasi politik di Libya yang berdampak terhadap harga minyak.

Pada awal perdagangan, atas sentimen negatif itu indeks langsung merosot ke posisi terendahnya di level 3.486,896. Namun, sebagian investor memanfaatkan momentum rendahnya IHSG untuk mengakumulasi saham.

Hasilnya, pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (23/2), IHSG naik 33,082 poin (0,95%) ke level 3.484,182. Sementara Indeks LQ 45 menguat 7,587 poin (1.24%) ke level 617,806.

Investor lokal memanfaatkan aksi jual yang dilakukan penanam modal asing untuk mengoleksi saham yang sudah murah. Indeks sempat mendaki ke posisi tertingginya hari ini di level 3.435,188.

Seluruh sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang kemarin melemah mulai balik arah ke zona hijau. Penguatan tertinggi dicetak oleh sektor pertambangan yang naik 1,80%.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 53.849 kali pada volume 1,813 miliar lembar saham senilai Rp 2,281 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 63 saham turun, 84 saham stagnan.

Tidak semua bursa regional mampu mengikuti penguatan IHSG, mayoritas masih berada di zona merah. Hanya bursa China yang bisa mengekor IHSG dengan penguatan tipis.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

* Indeks Komposit Shanghai naik tipis 7,02 poin (0,25%) ke level 2.862,54.
* Indeks Hang Seng melemah 99,53 poin (0,43%) ke level 22.891,28.
* Indeks Nikkei 225 turun 87,01 poin (0,82%) ke level 10.577,69.
* Indeks Straits Times turun tipis 10,34 poin (0,34%) ke level 3.008,78.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya  Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.600 ke Rp 48.200, Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 15.750, Bukti Asam (PTBA) naik Rp 500 ke Rp 20.100, dan Plaza Indoensia (PLIN) naik Rp 350 ke Rp 1.750.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 1.250 ke Rp 9.750, Multi Prima (LPIN) turun RP 125 ke Rp 2.250, Indo Rama (INDR) turun Rp 100 ke Rp 1.650, dan Bayan (BYAN) turun Rp 50 ke Rp 17.950.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.¬†¬† Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…