Rabu, 23 Februari 2011 10:25 WIB Solo Share :

AI berjangkit di Solo, delapan unggas mati mendadak

Solo (Solopos.com) – Kasus kematian unggas secara mendadak juga terjadi di wilayah Kota Solo. Sebanyak delapan ayam dari sebelas ayam peliharaan salah seorang warga di wilayah Kelurahan Kerten, RT 1/RW III, Laweyan, dilaporkan mati secara mendadak dan dinyatakan positif terserang virus avian influenza (AI) atau flu burung.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo, Weni Ekayanti saat dimintai konfirmasi, Rabu (23/2), membenarkan hal itu.

“Laporan tersebut kami terima Senin (21/2) kemarin dan langsung kami tindak lanjuti dengan menerjunkan tim ke lapangan. Dari hasil pemeriksaan cepat (rapid test) diketahui unggas yang mati mendadak tersebut positif AI,” ungkap Weni kepada wartawan.

Weni menyatakan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) juga telah memeriksa kondisi di sekitar tempat pemeliharaan unggas, termasuk menyemprot desinfektan dan memeriksa sejumlah warga. Namun hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan warga sakit atau ada keluhan dengan gejala serangan virus flu burung pada manusia.

“Warga tidak perlu panik, karena berbagai tindakan sudah dilakukan untuk mengantisipasinya, termasuk dengan menyemprotkan desinfektan di wilayah pemeliharaan unggas tersebut. Yang penting dalam kondisi pancaroba seperti saat sekarang, warga diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tegasnya.

sry

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…