Selasa, 22 Februari 2011 10:42 WIB News Share :

SBY - Prabowo bertemu, PD yakin Gerindra tolak angket

Jakarta (Solopos.com) – Partai Demokrat (PD) optimistis hak angket mafia pajak akan ditolak hari ini. Hal ini disebabkan adanya komitmen fraksi penentu yakni Partai Gerindra untuk ikut menolak hak angket.

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto telah bertemu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sepakat untuk menolak hak angket. “Sudah ada komunikasi Pak SBY dan Pak Prabowo, Gerindra sepakat untuk menolak usulan hak angket. Mereka sudah confirm,” ujar Juru Bicara (Jubir) PD Ruhut Sitompul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/2).

Menurut Ruhut, dengan masuknya Gerindra ke kubu PD, peluang untuk menggagalkan hak angket mafia pajak terbuka lebar. Meski demikian, Partai Demokrat tetap membiarkan sidang paripurna mengalir.

“Ketua Dewan Pembina Partai kita kan sangat bijak. Beliau menyerahkan agar paripurna hak angket ini mengalir saja, seperti air. Insya Allah hak angket ini akan batal, karena rakyat mendukung itu,” ujar dia yakin.

PD tetap mempersiapkan beberapa opsi lainnya, jika misalnya hak angket tetap disetujui paripurna. Namun demikian anggota Komisi III ini enggan menyebutkan opsi yang dimaksud.

“Kita masih ada opsi ABCD. Soal opsi lainnya apa, kita tunggu nanti saja. Yang jelas Ruhut Poltak ini akan lebih tenar sama seperti hak angket kasus Century,” kilah eks pemeran Poltak si raja minyak dalam sinetron Gerhana dengan tawa khasnya.

Dalam paripurna, suara Fraksi Partai Gerindra cukup menentukan kelanjutan nasib hak angket. Sebab, suara fraksi pendukung dan fraksi yang menolak hak angket bisa dikatakan imbang. Ke mana Gerindra berpihak kemungkinan akan menentukan nasib hak angket pajak.

dtc/try

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…