Selasa, 22 Februari 2011 12:10 WIB News Share :

Blokade warga berlanjut, proyek tol Solo - Semarang terhenti

Semarang (Solopos.com) – Proyek pembangunan jalan tol Solo – Semarang seksi satu Semarang – Ungaran terhenti selama dua hari terakhir akibat blokade oleh warga Kalirejo, Kabupaten Semarang. Aksi tersebut berlangsung sejak Senin (21/2) dan berlanjut, Selasa (22/2).

Pemblokiran dilakukan di KM 23 dengan memasang pagar bambu di tengah-tengah jalan tol, baik di sisi selatan maupun di sebelah utara. Blokade dipicu persoalan pembayaran uang ganti rugi tanah milik delapan warga berbeda hingga proyek berjalan belum diselesaikan.

“Aksi blokade warga membuat pekerjaan pembangunan jalan tol seksi satu Semarang – Ungaran tertunda, terutama di Kalirejo, karena semua operasional seluruh alat terhenti,” ungkap Manajer Operasional PT Istaka Karya selaku pelaksana proyek tol Solo – Semarang seksi I Semarang – Ungaran di Kalirejo, Suherman Soepriyadi, Selasa (22/2).

oto

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…