Senin, 21 Februari 2011 21:28 WIB Wonogiri Share :

Proyek renovasi SDN 1 Jatisrono terindikasi menyimpang

Wonogiri (Espos) – Komisi D DPRD Wonogiri menemukan indikasi penyimpangan dalam proyek renovasi gedung SDN 1 Jatisrono dengan
dana bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp 250 juta pada 2010 lalu. Baru beberapa bulan proyek selesai, bangunan sudah nyaris ambruk.

Temuan tersebut terungkap saat sejumlah anggota komisi yang membidangi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan rakyat itu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sekolah itu, Senin (21/2).

Kepada wartawan seusai Sidak, Wakil Ketua Komisi D DPRD, Ngadiyono mengungkapkan Sidak itu dilakukan berangkat dari laporan masyarakat.

“Kami mendapat laporan  konstruksi lantai dua SDN 1 Jatisrono yang dibangun tahun 2010 lalu turun beberapa sentimeter dari posisi semula. Setelah kami cek, ternyata lantai atas memang goyah dan saat diinjak
lantainya goyang naik turun,” ungkap Ngadiyono.

Berdasarkan kondisi itulah Komisi D mensinyalir terjadi kesalahan konstruksi dalam pembangunan lantai II gedung SD itu. Selanjutnya, Komisi D merekomendasikan agar Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengecek langsung ke lokasi. Kondisi bangunan dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan siswa maupun guru di sekolah itu.

shs

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…