Senin, 21 Februari 2011 22:45 WIB Sport Share :

Persis terancam mundur pada putaran kedua

Karanganyar (solopos.com)--Persis Solo terancam tidak bisa mengikuti kompetisi Divisi Utama Liga Tiphone putaran kedua. Permasalahan finansial yang tak kunjung usai menjadi alasan utama kenapa Persis kemungkinan besar tidak bisa mengikuti putaran kedua pada 26 Februari mendatang.

“Saat ini kami memang tidak memiliki sumber dana yang maksimal. Sehingga dari pada hutang semakin menumpuk, kemungkinan besar kami akan mundur dari kompetisi putaran kedua,” ujar Ketua Bidang Umum Persis Solo sekaligus Ketua Panpel Persis, Paulus Haryoto saat dijumpai wartawan di Wisma RBM PPRBM Prof Soeharjo, Colomadu, Karanganyar, Senin (21/2).

Paulus menambahkan, sumber dana Persis saat ini memang tidak menentu. Selain berasal dari sumbangan para pengurus, keuangan Persis saat ini bergantung pada pemasukan dari penjualan tiket saat menggelar laga kandang.

Namun, prestasi Persis yang semakin merosot menyebabkan animo masyarakat menurun. Hal ini tentunya berimbas pada pemasukkan Persis.

Paulus mengaku saat ini hutang yang dimiliki Persis jumlahnya sekitar Rp 200 juta. Pos anggaran terbesar yang adalah untuk membayar gaji pemain dan menjalani laga tandang.

Padahal pada putaran pertama lalu, pengeluaran Persis cukup terbantu karena hanya mendapat jatah laga tandang sebanyak lima kali dari 12 partai. Namun, hal tersebut belum membuat perubahan yang cukup signifikan bagi finansial Laskar Sambernyawa, julukan Persis.

“Apalagi pada putaran kedua nanti, kami hanya mendapat jatah lima kali laga kandang, sementara tujuh partai lainnya adalah tandang. Tentunya, ini semakin berat,” terangnya.

Lebih lanjut, Paulus berharap agar kondisi keuangan Persis ini segera terselesaikan. Namun, hingga kini peran manajemen dalam mencari sumber dana belum maksimal.

yud

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…