Senin, 21 Februari 2011 10:15 WIB News Share :

Mega tak datang, PDIP kirim Tjahjo dan Trimedya

Jakarta (Espos) – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dipastikan tidak datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PDIP  mengirim Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dan politisi seniornya Trimedya Panjaitan.

“Mega sudah dipastikan tidak akan datang,” ujar Trimedya di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/2).

Trimedya enggan menjelaskan lebih lanjut alasan ketidakhadiran Mega. “Nanti saja kita mau konpres setelah bertemu Ketua KPK,” kata Trimedya.

Kedatangan Tjahjo dan Trimedya, diperkirakan untuk bertanya substansi pemanggilan Mega.

Sebelumnya, Mega dikirimi surat pemanggilan untuk menjadi saksi meringankan (ade charge). Mega dipanggil berdasarkan permintaan dari tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS)BI Miranda Goeltom. yang kebetulan berasal dari PDIP, Poltak Sitorus dan Max Moein, bukan keinginan KPK.

Pemanggilan saksi yang meringankan untuk kasus ini, bukanlah pertama kali dilakukan KPK. Lembaga ini juga pernah memanggil Ketua MUI Amidhan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Golkar Muladi dan Guru Besar Hukum Universitas Diponegoro, Nyoman Sarikat Putra Jaya.

Muladi dan Nyoman dipanggil berdasarkan permintaan M Nurlif. Amidhan didatangkan atas keinginan Baharudin Aritonang. Sayangnya, Muladi, Amidhan hingga Nyoman, kompak tidak ada yang datang ke KPK.

dtc/try

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…