Senin, 21 Februari 2011 12:05 WIB News Share :

ICW
KPK tak boleh ditekan dengan pengerahan massa

Jakarta (Espos) – PDIP harus memberikan contoh bagaimana menghormati proses hukum. Karena itu, tak sepantasnya PDIP melakukan psywar dengan pengerahan massa. Toh pemanggilan Megawati atas permintaan kader PDIP Max Moein menjadi saksi meringankan.

“Seharusnya pengerahan massa itu tidak boleh jadi tekanan terhadap lembaga penegak hukum,” kata Koordinator Divisi Hukum ICW Febridiansyah di Jakarta, Senin (21/2).

Megawati, lanjut Febri, sebagai pimpinan tertinggi di PDIP sebaiknya cermat dan memastikan agar simpatisannya tidak kemudian dimanfaatkan tersangka korupsi cek pelawat.

“KPK juga jangan sampai tertekan. KPK harus profesional sesuai hukum,” imbuh Febri.

Yang sekarang diharapkan yakni PDIP bisa memunculkan sikap-sikap pro pemberantasan korupsi dan tidak menunjukkan sikap melawan hukum.

“Karena posisi PDIP saat ini sangat dibutuhkan posisinya sebagai oposisi. Mega dipanggil diperiksa juga atas permintaan kader PDIP,” tutupnya.

Sebelumnya, Mega dipangil untuk menjadi saksi meringankan (ade charge). Mega dipanggil berdasarkan permintaan tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI Miranda Goeltom, yang kebetulan berasal dari PDIP, Poltak Sitorus dan Max Moein.

dtc/try

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…