Senin, 21 Februari 2011 20:03 WIB Solo Share :

Antisipasi antraks, Dispertan berkoordinasi dengan BBPV Jogja

Solo (Espos) – Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo segera berkoordinasi dengan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBPV) Jogja terkait munculnya kasus dugaan antraks di wilayah Kabupaten Boyolali. Di sisi lain, masyarakat di Kota Bengawan diminta tidak resah dengan mengemukanya kasus tersebut.

“Hasil penelitian kan belum keluar, apakah positif atau negatif. Sehingga kami minta masyarakat tidak perlu resah dalam menyikapi munculnya kasus ini. Dalam rangka menyikapi itu, Dispertan juga sudah melakukan berbagai antisipasi,” ujar Kepala Dispertan Kota Solo, Weni Ekayanti ditemui wartawan seusai mengikuti rapat di Balaikota Solo, Senin (21/2).

Weni memastikan kasus antraks belum pernah terjadi di wilayah Kota Solo. Kendati demikian pihaknya tetap mengantisipasinya dengan beberapa cara, antara lain dengan menerjunkan tim operasi yustisi yang telah dibentuk Dispertan untuk memeriksa kondisi di lapangan secara langsung. Pemeriksaan itu dilakukan baik untuk hewan yang masih hidup maupun stok daging yang berasal daerah-daerah di luar wilayah Solo.

sry

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…