Minggu, 20 Februari 2011 00:31 WIB Solo Share :

PD Muhammadiyah & Aisyiyah gelar Musyda

Solo (Solopos.com)– Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Solo menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-46 di Balai Muhammadiyah,
Solo, Sabtu (19/2). Musyda direncanakan berlangsung dua hari, 19-20 Februari.

Menurut Sekretaris PDM Solo, Sigit Chusaini, Musyda mengagendakan laporan pertanggungjawaban pimpinan lama serta menyusun rencana kerja selama lima tahun mendatang. “Juga dipilih 13 anggota pengurus
pimpinan daerah untuk menjabat dalam periode 2010-2015,” katanya.

Musyda tersebut juga dihadiri organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan lainnya.

Sigit menambahkan, dalam pemilihan anggota pimpinan daerah, dilakukan secara demokratis dengan menyelenggarakan pemungutan suara. “Jumlah suara saat ini 165 suara, memilih 13 pimpinan dari 40 anggota tetap,” ujarnya.

Ia pun juga memastikan tidak ada perbedaan antara kaum muda dan tua, karena semua memiliki hak dan suara yang sama.

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Solo, Saifuddin, mengatakan PM menuntut tiga hal dalam Musyda kali ini. Tiga tuntutan itu yakni ketua terpilih agar bersedia tidak merangkap jabatan sebagai ketua majelis dan ketua Amal Usaha Muhammadiyah.

“Kedua agar kepala SD Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 1 segera diisi, serta pemberian santunan kesehatan kader yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah,” katanya.aha

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…