Minggu, 20 Februari 2011 00:40 WIB Sragen Share :

Mencalonkan diri sebagai Bupati Sragen, Kades Blangu disarankan mundur

Sragen (Espos)– Kabag Pemerintahan dan Pertanahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Budhiyanto, menyarankan agar Kepala Desa (Kades) Blangu, Kecamatan Gesi Danang Wijaya mundur dari jabatannya. Sebab Danang Wijaya secara resmi telah menjadi calon bupati (Cabup) peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2011.

“Kami hanya menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) untuk mengingatkan Kades Blangu. Hal itu diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 120/130/SJ tentang Pelaksanaan Pilkada tertanggal 6 Juni 2005. SE tersebut menerangkan Kades/perangkat desa yang menjadi Cabup atau calon wakil bupati
(Cawabup) wajib membuat pemberitahuan tertulis kepada Bupati,” tegas Budhi saat ditemui Espos..

Menurut dia, surat pemberitahuan Kades/perangkat desa itu ditindaklanjuti Bupati dengan membuat keputusan pemberhentian sementara terhadap pejabat Kades atau perangkat desa yang
bersangkutan. Selanjutnya Bupati, kata dia, menunjuk pejabat pelaksana tugas (Plt) untuk melaksanakan tugas Kades atau perangkat desa
sementara.

“Jika dalam Pilkada ternyata Kades atau perangkat desa tidak terpilih menjadi bupati atau wakil bupati, maka bisa mengajukan permohonan
aktif kembali kepada Bupati. Prosedur yang dijelaskan dalam SE Mendagri itu berlaku tidak hanya untuk Kades Blangu, melainkan juga
perangkat desa lainnya yang ingin maju dalam kompetisi Pilkada,” imbuhnya.

Kades Blangu Danang Wijaya belum menanggapi saran Kabag Pemerintahan dan Pertanahan. Dia mengaku masih mengkaji dasar hukum yang
disampaikan Pemkab Sragen bersama tim hukum independen. “Kami belum mengambil sikap. Kami masih mengkaji dasar hukumnya,” tegas Danang
kepada Espos, Sabtu (19/2). trh

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…