Minggu, 20 Februari 2011 23:37 WIB Issue Share :

Kisah penguasa semena-mena

Pangeran Wiramenggala tak mengetahui tentang apapun ketika ia tiba-tiba diasingkan ke sebuah tempat bernama Kajoran. Sang pangeran ini sama sekali tidak tahu kesalahan apa yang ia perbuat sehingga menyebabkan ia diusir dari istana.

Sementara itu, pangeran Purbaya, kakak Wiramenggala dengan begitu mudah melimpahkan kesalahan yang ia perbuat terhadap Sultan Amangkurat II pada adiknya sendiri, Wiramenggala. Usut punya usut Purbaya pernah diutus meminangkan Puteri Suroboyo untuk Sultan Amangkurat II. Titah itu ternyata salah, ia justru meminang sang putri untuk anak sang sultan, Pangeran Timur.

Penggalan kisah berjudul Pangeran Kajoran dimainkan oleh Ketoprak Seniman Remaja Sriwedari (Senjasri) pada hari ketiga gelaran Festival Ketoprak Solo II. Mereka tampil memukau penonton yang memadati Gedung Kesenian Taman Balekambang, Minggu (20/2) malam.

Kisah kemudian berlanjut dengan perginya Wiramenggala pergi menghadap Sultan untuk mempertanyakan kesalahannya. Sang Sultan yang telah mengetahui kesalahpahaman yang dibuat oleh Pangeran Purbaya justru marah pada Wiramenggala. Segala macam cara dilakukan untuk menghabisi nyawa sang pangeran.

Rencana pembunuhan terhadap Wiramenggala dengan menggunakan meriam pun gagal. Sultan lalu menyuruh Purbaya untuk menghabisi nyawa adiknya. Akhir cerita Wiramenggala mati di tangan sang kakak, Purbaya.

“Pangeran Kajoran memberitahu kami jika menjadi pemimpin janganlah semena-mena. Seorang pemimpin haruslah bijak menggunakan kekuasaannya,” tutur sang Sutradara, Diwasa kepada Espos sebelum pentas.

Pimpinan Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari ini menambahkan Pangeran Kajoran diadaptasi dari kisah kerajaan Mataram yang tersembunyi.

Selain menampilkan Ketoprak Senjasri, pada hari ketiga Festival Ketoprak Solo II ini juga tampil Ketoprak Lelono Langen Budoyo dari Kelurahan Baluwarti Kecamatan Pasar Kliwon yang mengusung lakon Darpo Kayun.

m90

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…